Detail Ayat

An-Nisa' (Wanita) Ayat 78

Fokus pada satu ayat, dengan navigasi ringkas dan panel konteks yang nyaman dibaca dari layar kecil sekalipun.

Topik

Sikap orang yang takut berperang (Ayat 77-80)

أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِكْكُمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنْتُمْ فِي بُرُوجٍ مُشَيَّدَةٍ ۗ وَإِنْ تُصِبْهُمْ حَسَنَةٌ يَقُولُوا هَٰذِهِ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ يَقُولُوا هَٰذِهِ مِنْ عِنْدِكَ ۚ قُلْ كُلٌّ مِنْ عِنْدِ اللَّهِ ۖ فَمَالِ هَٰؤُلَاءِ الْقَوْمِ لَا يَكَادُونَ يَفْقَهُونَ حَدِيثًا

Dimanapun kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu berada di dalam benteng yang tinggi dan kokoh. Jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan, "Ini dari sisi Allah", dan jika mereka ditimpa suatu keburukan mereka mengatakan, "Ini dari engkau (Muhammad)." Katakanlah, "Semuanya (datang) dari sisi Allah." Maka mengapa orang-orang (munafik) itu hampir-hampir tidak memahami pembicaraan (sedikit pun)?"

Kritik

4:78-79 - Kontradiksi logis yang mencolok: ayat 78 menyatakan "semuanya dari Allah" namun ayat 79 menyatakan "kebaikan dari Allah, keburukan dari dirimu sendiri". - Menciptakan asimetri tanggung jawab yang tidak sehat secara psikologis: keberhasilan dikreditkan kepada Tuhan, kegagalan disalahkan pada manusia.

Logical Fallacy

Determinisme kausal yang bias - Ayat 4:78-79 menunjukkan inkonsistensi dalam atribusi kausalitas, di mana hal baik diklaim berasal dari Allah sementara hal buruk disebabkan oleh kesalahan manusia, menunjukkan bias konfirmasi dalam penjelasan kausal.

Ayat sebelumnya

Ayat berikutnya