Ayat 1
Allah bersumpah dengan malaikat yang mencabut nyawa dengan keras dan lembut (1-2)
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
Menampilkan semua ayat dari An-Nazi'at. Klik lafazh Arab untuk membuka detail ayat satu per satu.
Ayat 1
Allah bersumpah dengan malaikat yang mencabut nyawa dengan keras dan lembut (1-2)
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras.
Ayat 2
Allah bersumpah dengan malaikat yang mencabut nyawa dengan keras dan lembut (1-2)
Demi (malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah lembut.
Ayat 3
Allah bersumpah dengan malaikat yang berenang, berlomba, dan mengatur urusan (3-5)
Demi (malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,
Ayat 4
Allah bersumpah dengan malaikat yang berenang, berlomba, dan mengatur urusan (3-5)
dan (malaikat) yang mendahului dengan kencang,
Ayat 5
Allah bersumpah dengan malaikat yang berenang, berlomba, dan mengatur urusan (3-5)
dan (malaikat) yang mengatur urusan (dunia).895)
Ayat 6
Bumi akan berguncang dengan guncangan dahsyat diikuti guncangan berikutnya (6-7)
(Sungguh, kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam,
Ayat 7
Bumi akan berguncang dengan guncangan dahsyat diikuti guncangan berikutnya (6-7)
(tiupan pertama) itu diiringi oleh tiupan kedua.
Ayat 8
Hati manusia berdebar-debar dan mata mereka tertunduk ketakutan (8-9)
Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut,
Ayat 9
Hati manusia berdebar-debar dan mata mereka tertunduk ketakutan (8-9)
pandangannya tunduk.
Ayat 10
Orang-orang kafir meragukan kebangkitan setelah menjadi tulang belulang yang hancur (10-12)
(orang-orang kafir) berkata, "Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?896)
Ayat 11
Orang-orang kafir meragukan kebangkitan setelah menjadi tulang belulang yang hancur (10-12)
Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kita telah menjadi tulang belulang yang hancur?"
Ayat 12
Orang-orang kafir meragukan kebangkitan setelah menjadi tulang belulang yang hancur (10-12)
Mereka berkata, "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan."
Ayat 13
Kebangkitan hanyalah sekali tiupan, dan mereka akan segera dibangkitkan (13-14)
Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja.
Ayat 14
Kebangkitan hanyalah sekali tiupan, dan mereka akan segera dibangkitkan (13-14)
Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi (yang baru).
Ayat 15
Allah memanggil Musa di lembah suci Tuwa (15-16)
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) kisah Musa?
Ayat 16
Allah memanggil Musa di lembah suci Tuwa (15-16)
Ketika Tuhan memanggilnya (Musa) di lembah suci yaitu Lembah Tuwa;
Ayat 17
Musa diperintahkan menghadapi Firaun yang melampaui batas (17-19)
pergilah engkau kepada Fir'aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas,
Ayat 18
Musa diperintahkan menghadapi Firaun yang melampaui batas (17-19)
Maka katakanlah (kepada Fir'aun), "Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri (dari kesesatan),
Ayat 19
Musa diperintahkan menghadapi Firaun yang melampaui batas (17-19)
dan engkau akan kubimbing ke jalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?"
Ayat 20
Musa menunjukkan tanda kebesaran, tetapi Firaun mendustakan dan membangkang (20-22)
Lalu (Musa) memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.
Ayat 21
Musa menunjukkan tanda kebesaran, tetapi Firaun mendustakan dan membangkang (20-22)
Tetapi dia (Fir'aun) mendustakan dan mendurhakai.
Ayat 22
Musa menunjukkan tanda kebesaran, tetapi Firaun mendustakan dan membangkang (20-22)
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
Ayat 23
Firaun mengumpulkan dan mengaku sebagai tuhan, lalu Allah menghukumnya (23-26)
Kemudian dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru (memanggil kaumnya).
Ayat 24
Firaun mengumpulkan dan mengaku sebagai tuhan, lalu Allah menghukumnya (23-26)
(Seraya) berkata, "Akulah tuhanmu yang paling tinggi."
Ayat 25
Firaun mengumpulkan dan mengaku sebagai tuhan, lalu Allah menghukumnya (23-26)
Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia.
Ayat 26
Firaun mengumpulkan dan mengaku sebagai tuhan, lalu Allah menghukumnya (23-26)
Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Allah).
Ayat 27
Penciptaan manusia tidak lebih sulit daripada penciptaan langit yang tinggi (27-28)
Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?
Ayat 28
Penciptaan manusia tidak lebih sulit daripada penciptaan langit yang tinggi (27-28)
Dia telah meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,
Ayat 29
Allah yang meninggikan langit, menggelapkan malam, dan menerangi siang (29-30)
dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang).
Ayat 30
Allah yang meninggikan langit, menggelapkan malam, dan menerangi siang (29-30)
Dan setelah itu bumi Dia hamparkan.
Ayat 31
Allah yang membentangkan bumi, mengeluarkan air, tumbuhan, dan gunung (31-33)
Darinya Dia pancarkan mata air, dan (ditumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.
Ayat 32
Allah yang membentangkan bumi, mengeluarkan air, tumbuhan, dan gunung (31-33)
Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan kokoh.
Ayat 33
Allah yang membentangkan bumi, mengeluarkan air, tumbuhan, dan gunung (31-33)
(Semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu.
Ayat 34
Ketika malapetaka besar datang, manusia akan mengingat usahanya (34-35)
Maka apabila malapetaka besar (hari Kiamat) telah datang,
Ayat 35
Ketika malapetaka besar datang, manusia akan mengingat usahanya (34-35)
yaitu pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,
Ayat 36
Neraka diperlihatkan bagi yang melihat sebagai tempat kembali pelanggar (36-39)
dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.
Ayat 37
Neraka diperlihatkan bagi yang melihat sebagai tempat kembali pelanggar (36-39)
Maka adapun orang yang melampaui batas,
Ayat 38
Neraka diperlihatkan bagi yang melihat sebagai tempat kembali pelanggar (36-39)
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
Ayat 39
Neraka diperlihatkan bagi yang melihat sebagai tempat kembali pelanggar (36-39)
maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya.
Ayat 40
Surga menjadi tempat kembali bagi yang takut kepada Allah (40-41)
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari (keinginan) hawa nafsunya,
Ayat 41
Surga menjadi tempat kembali bagi yang takut kepada Allah (40-41)
maka sungguh, surgalah tempat tinggal-(nya).
Ayat 42
Mereka bertanya tentang waktu kedatangan Kiamat yang hanya Allah ketahui (42-44)
Mereka (orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari Kiamat, "Kapankah terjadinya?"
Ayat 43
Mereka bertanya tentang waktu kedatangan Kiamat yang hanya Allah ketahui (42-44)
Untuk apa engkau perlu menyebutkannya (waktunya)?
Ayat 44
Mereka bertanya tentang waktu kedatangan Kiamat yang hanya Allah ketahui (42-44)
Kepada Tuhanmulah (dikembalikan) kesudahannya (ketentuan waktunya).
Ayat 45
Muhammad hanya pemberi peringatan bagi yang takut akan Kiamat (45)
Engkau (Muhammad) hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya (hari Kiamat).
Ayat 46
Saat melihat Kiamat, mereka merasa hanya tinggal sebentar di dunia (46)
Pada hari ketika mereka melihat hari Kiamat itu (karena suasananya hebat), mereka merasa seakan-akan hanya (sebentar saja) tinggal (di dunia) pada waktu sore atau pagi hari.